Tondomulyo, Senin (02/02/2026) — STIKes Bakti Utama Pati melalui Kampung ASImenyelenggarakan kegiatan Penyaluran Donasi dan Pemberian Edukasi untuk Pemberdayaan Ibu dan Anak Pasca Banjir yang bertempat di Balai Desa. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan agenda pembukaan oleh MC, menyayikan lagu indonesia raya, sambutan-sambutan, doa, penyerahan donasi dilanjutkan pemeriksaan kesehatan dan edukasi kemudian aksi nyata bersih bersih desa pasca banjir lalu diakhiri kegiatan door to door pada sebagian sasaran.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas, Kepala Desa, Ketua STIKes Bakti Utama Pati, Bidan Desa, Perawat Desa, Kader serta Sasaran Kegiatan yang terdiri dari ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu menyusui. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, khususnya pada masa pemulihan pasca bencana banjir. Sambutan acara diberikan oleh Pimpinan STIKes Bakti Utama Pati Ibu Irfana Tri Wijayanti, S.Si.T., M.Kes., M.Keb menyampaikan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam mendukung pemulihan kesehatan ibu dan anak pasca bencana. Pak Nur Yahya, S.Kom selaku Kepala Desa Tondomulyo menyampaikan trimakasih atas kegiatan yang dilaksanakan Kampung ASI untuk Masyarakat Desa Tondomulyo dan sambutan terakhir dari Ibu Murtiningsih Rahayu, S.Keb., Bdn selaku Kepala UPTD Puskesmas Jakenan menyampaikan pentingnya adanya edukasi pasca banjir terutama terkait gizi karena pada beberapa bantuan yang didapatkan sebelumnya ada yang memberikan berupa makanan instan lalu tidak terlupa harus terus ditindak lanjuti dengan adanya kunjungan rumah, di support lingkungan yang baik dan dukungan keluarga.
Bidan Desa yaitu Ibu Bidan Iin Pujiangsih, Amd.Keb senantiasa medampingi kegiatan kita. Pelaksanaan kegiatan Kampung ASI Bangkit ini melibatkan civitas akademika STIKes Bakti Utama Pati, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMKA) yang terdiri dari HIMKA Sarjana dan Profesi Kebidanan serta HIMKA D3 Kebidanan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan donasi, foto bersama serta rangkaian pemeriksaan kesehatan dan edukasi bagi sasaran. Edukasi difokuskan pada penguatan kesehatan ibu dan bayi, dukungan menyusui, serta upaya promotif preventif yang relevan dengan kondisi pasca banjir. Setelah itu ada Aksi nyata bersih bersih desa pasca banjir terakhir kegiatan kunjungan door to door.



Usai kegiatan di balai desa, tim bersama kader melaksanakan kunjungan door to door sesuai wilayah masing-masing untuk memastikan bantuan dan edukasi menjangkau sasaran yang membutuhkan. Total 49 paket bantuan yang disalurkan, 18 paket di antaranya diberikan melalui kunjungan door to door. Seluruh donasi yang dihimpun merupakan donasi dari civitas akademika STIKes Bakti Utama Pati telah disalurkan sepenuhnya kepada masyarakat sasaran. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam pemulihan kesehatan ibu dan anak, sekaligus memperkuat peran komunitas dan kader kesehatan di tingkat desa.


Salah satu penerima bantuan yaitu ibu heni yang merupakan salah satu ibu menyusui mengucapkan terimakasih kepada Kampung ASI atas support dan bantuan yang diberikan. Beliau menyatakan harapannya agar proses menyusuinya berjalan lancar bisa berhasil menyusui 6 bulan dan meneruskan menyusui selama 2 tahun “Trimakasih saya ucapkan kepada Kampung ASI STIKes Bakti Utama Pati yang telah melaksakanan kegiatan hari ini, harapannya saya bisa terus meyusui dengan berhasil eklusif 6 bulan dan kemudian melanjutkan menyusui yang dibersamai MPASI”.

Kami STIKes Bakti Utama Pati mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua. Aamiin. 😇
Nur Annisa Fauziyah, S.ST., M.K.M
Bagian Humas dan Kerjasama
STIKes Bakti Utama Pati

No responses yet